Pemanfaatan Alat Bantu dalam Bantuan Sosial Disabilitas: Hambatan dan Tantangan Penggunaan di Kecamatan Waru
DOI:
https://doi.org/10.59066/jspk.v3i1.2875Keywords:
Aksesibilitas publik, Dukungan keluarga, Inklusi struktural, Kemandirian individu, Stigma masyarakatAbstract
Penyandang disabilitas masih menghadapi berbagai hambatan dalam memanfaatkan alat bantu yang diberikan melalui program bantuan sosial, baik dari aspek teknis, lingkungan, sosial, maupun ekonomi. Kondisi tersebut menyebabkan penggunaan alat bantu belum sepenuhnya optimal dalam menunjang aktivitas dan kemandirian penyandang disabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan alat bantu serta mengidentifikasi hambatan yang memengaruhi penggunaannya pada penyandang disabilitas di Kecamatan Waru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas penyandang disabilitas penerima bantuan alat bantu dan pendamping sosial dari Dinas Sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan alat bantu berbeda-beda berdasarkan tingkat disabilitas. Penyandang disabilitas ringan cenderung mampu menggunakan alat bantu secara lebih mandiri, sedangkan penyandang disabilitas sedang dan berat masih membutuhkan dukungan keluarga maupun pendamping. Hambatan yang ditemukan meliputi ketidaksesuaian alat bantu, lingkungan yang belum aksesibel, stigma sosial, kurangnya pendampingan, serta keterbatasan ekonomi yang menghambat akses terhadap layanan pengobatan dan rehabilitasi. Meskipun demikian, program bantuan alat bantu tetap memberikan manfaat dalam membantu aktivitas sehari-hari dan meningkatkan mobilitas penyandang disabilitas. Oleh karena itu, diperlukan monitoring berkelanjutan, kesesuaian alat bantu, serta dukungan rehabilitasi dan lingkungan yang inklusif agar program berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Sosiologi Pendidikan Kolaboratif

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










