Konstitusionalitas Kotak Kosong Melawan Calon Tunggal dalam Pemilihan Kepala Daerah di Indonesia
Main Article Content
Abstract
Dalam Pemilukada serentak pada tahun 2018 dan 2020, terdapat 41 calon kepala daerah yang bertarung melawan kotak kosong untuk pemilihan Wali Kota dan Bupati. Di Kota Makassar, nyatanya masyarakat lebih banyak yang memilih kotak kosong ketimbang calon tunggal yang didukung partai politik, sehingga secara aklamasi pemenangnya adalah kotak kosong. Isu ini menjadi menarik lagi untuk dibahas karena pada 2024 nanti Indonesia akan menyelenggarakan Pemilu serentak termasuk juga pilkada. Metode penelitian dalam kajian ini adalah penelitian hukum normatif dengan teknik penarikan kesimpulan secara deduktif. Menangnya kotak kosong dalam konteks demokrasi kemarin menjadi bukti bahwa masyarakat mengalami kejenuhan atas tidak berjalannya fungsi kaderisasi dalam sebuah partai politik. Hal itu juga membuktikan pula bahwa calon tunggal yang diasuh oleh seluruh partai belum tentu juga mendapat dukungan dari rakyat. Di dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, fenomena kotak kosong dapat berimplikasi terhadap sejumlah persoalan, terutama tentang konstitusionalitas dan implikasinya terhadap sistem ketatanegaraan Indonesia.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Bawamenewi, A. (2019). Implementasi Hak Politik Warga Negara. Jurnal Warta, 61(1), 43–56.
Chabibi, M. (2018). Pertukaran Politik Calon Tunggal Dalam Pilkada: Studi Kasus Pilkada Kabupaten Pasuruan 2018 Political Exchange of Single …. Journal.Unair.Ac.Id, 5(4).
Fikri, S. (2024a, August 20). Keputusan MK soal UU Pilkada, Menguatkan Demokrasi dengan Pendekatan Pragmatis. Kempalan.Com. https://kempalan.com/2024/08/20/keputusan-mk-soal-uu-pilkada-menguatkan-demokrasi-dengan-pendekatan-pragmatis/
Fikri, S. (2024b, September 5). Fenomena Kotak Kosong dalam Pilkada 2024: Sebuah Kritik dari Perspektif Demokrasi Partisipatif. Www.Jatimhariini.Co.Id.
Jalaludin, D., Pratama, M. I., & Rosidin, U. (2024). Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar Tujuan Negara sebagai Panduan Politik Hukum dalam Opsi Kotak Kosong pada Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024. Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora Dan Politik, 5(2), 1326–1337. https://doi.org/10.38035/jihhp.v5i2.3520
Lestari, A. (2019). Kotak Kosong Memenangkan Pemilihan Umum Kepala Daerah. Lex LATA, 1(2), 80–90. https://doi.org/10.28946/lexl.v1i2.468
MIP, I., & Purwaningsih, T. (2020). FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU PEMILIH DALAM KEMENANGAN KOTAK KOSONG PADA PEMILIHAN WALIKOTA MAKASSAR 2018. JWP (Jurnal Wacana Politik), 5(2), 164. https://doi.org/10.24198/jwp.v5i2.30297
Mutiarasari, K. A. (2024, September 29). Aturan Kotak Kosong dalam Pilkada 2024, Cek Penjelasannya! News.Detik.Com. https://news.detik.com/pilkada/d-7563627/aturan-kotak-kosong-dalam-pilkada-2024-cek-penjelasannya
Noviawati, E. (2019). Perkembangan Politik Hukum Pemilihan Umum di Indonesia. Jurnal Ilmiah Galuh Justisi, 7(1), 75. https://doi.org/10.25157/jigj.v7i1.2139
Panjaitan, M., & Hulu, S. B. (2021). Analisis Proses Dan Faktor Penyebab Lahirnya Pasangan Calon Tunggal Versus Kotak Kosong Pada Pilkada Serentak Tahun 2020. Jurnal Ilmu Sosial Dan Politik, 1(2), 116–130. https://doi.org/10.51622/jispol.v1i2.411
Ratnaningsih, E. (2024, September 10). Fenomena Kotak Kosong, Perludem Minta Revisi UU Pilkada. Https://Www.Rri.Co.Id. https://www.rri.co.id/pilkada-2024/965245/fenomena-kotak-kosong-perludem-minta-revisi-uu-pilkada
www.bbc.com. (2024, September 2). Kotak kosong dalam Pilkada 2024 terbanyak dalam sejarah – Bagaimana jika kotak kosong yang menang? Https://Www.Bbc.Com. https://www.bbc.com/indonesia/articles/c5y5v40v2nmo
Yantomi, A. (2022a). Kajian Yuridis Kemenangan Kotak Kosong Pada Pemilihan Umum Kepala Daerah di Indonesia. Jurnal Kepastian Hukum Dan Keadilan, 3(1), 14–26. https://doi.org/10.32502/khdk.v3i1.4524
Yantomi, A. (2022b). Kajian Yuridis Kemenangan Kotak Kosong Pada Pemilihan Umum Kepala Daerah di Indonesia. Jurnal Kepastian Hukum Dan Keadilan, 3(1), 14–25. https://doi.org/10.32502/khdk.v3i1.4524