Harmonisasi Fondasi Pemidanaan KUHP dan Mekanisme Keadilan Restoratif KUHAP untuk Tindak Pidana Ringan

Main Article Content

Trias Armananda F

Abstract

Penelitian ini menganalisis harmonisasi fondasi pemidanaan dalam KUHP 2023 dan mekanisme keadilan restoratif formal dalam KUHAP 2025 untuk tindak pidana ringan. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual serta penafsiran sistematis terhadap teks konsolidasi resmi, regulasi Mahkamah Agung, aturan sektoral, dan literatur mutakhir sampai 26 Agustus 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KUHP menyediakan aturan pemidanaan yang kompatibel dengan nilai restoratif, tetapi aturan tersebut tidak identik dengan mekanisme keadilan restoratif partisipatif dalam Pasal 79-88 KUHAP. SEMA Nomor 1 Tahun 2026 menyelesaikan konflik tekstual mengenai ancaman tepat lima tahun dalam lingkungan peradilan, sedangkan PERMA Nomor 3 Tahun 2026 mengatur putusan pemaafan hakim sebagai jalur adjudikatif yang berbeda dan secara eksplisit menyebut enam tindak pidana ringan. Keenam delik tersebut hanya memenuhi penyaringan awal sehingga penerapan mekanisme tetap harus menguji Pasal 80-82, kesukarelaan, kepentingan publik, dan kecukupan pemulihan. Penelitian merumuskan model operasional berbasis kewenangan yang membedakan kewajiban hukum positif, pedoman internal peradilan, materi yang perlu diatur dalam Peraturan Pemerintah, dan usulan de lege ferenda. Harmonisasi lintas lembaga tetap diperlukan karena peraturan pelaksana Pasal 88 belum diundangkan. Model ini sekaligus menempatkan perlindungan korban, kepastian kewenangan, dan akuntabilitas pengadilan sebagai tolok ukur penerapan pada setiap tahap proses pidana.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Armananda F, T. (2026). Harmonisasi Fondasi Pemidanaan KUHP dan Mekanisme Keadilan Restoratif KUHAP untuk Tindak Pidana Ringan. Journal Evidence Of Law, 5(2), 1198–1214. https://doi.org/10.59066/jel.v5i2.2784
Section
Articles

References

Aedi, A. U. (2019). Penyelesaian tindak pidana ringan melalui kearifan lokal dalam pembangunan sistem hukum nasional. Jurnal Rechts Vinding: Media Pembinaan Hukum Nasional, 8(1), 113-126. https://doi.org/10.33331/rechtsvinding.v8i1.307

Ansar, N. (2024). Keadilan restoratif dalam putusan pengadilan. Jurnal Yudisial, 17(1), 1-22. https://doi.org/10.29123/jy.v17i1.637

Braithwaite, J. (1999). Restorative justice: Assessing optimistic and pessimistic accounts. Crime and Justice, 25, 1-127. https://doi.org/10.1086/449287

Caturiwani, H. (2023). Penerapan restorative justice dalam penyelesaian perkara tindak pidana pencurian di Kejaksaan Negeri Muara Enim. Lex LATA, 5(3), 357-377. https://doi.org/10.28946/lexl.v5i3.2595

Darmawan, R. A., Diputra, M. M. R., Rahman, A., & Sutrisno, A. (2024). Analysis of the effectiveness of the application of restorative justice in criminal cases in Indonesia. Journal of World Science, 3(5), 567-572. https://doi.org/10.58344/jws.v3i5.612

Dewi, P. B. S., Sujono, & Karo Karo, R. P. P. (2026). Analisis yuridis penerapan keadilan restoratif di Indonesia sebelum dan sesudah berlakunya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP. Judge: Jurnal Hukum, 6(08), 1498-1505. https://doi.org/10.54209/judge.v6i08.2214

Friedman, L. M. (1975). The legal system: A social science perspective. Russell Sage Foundation.

Hafid, I., & Utomo, A. P. (2026). Legal policy for the formulation of implementing regulations on restorative justice in the criminal justice system. Lex Renaissance, 11(1), 28-51. https://doi.org/10.20885/JLR.vol11.iss1.art2

Indonesia. (2023). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. https://peraturan.bpk.go.id/Details/234935/uu-no-1-tahun-2023

Indonesia. (2025a). Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2025 tentang Program Penyusunan Peraturan Pemerintah Tahun 2026. https://peraturan.bpk.go.id/Details/343435

Indonesia. (2025b). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana. https://peraturan.bpk.go.id/Details/337302/uu-no-20-tahun-2025

Indonesia. (2026). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. https://peraturan.bpk.go.id/Details/337869/uu-no-1-tahun-2026

Kejaksaan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif. https://peraturan.bpk.go.id/Details/169939/peraturan-kejaksaan-no-15-tahun-2020

Kepolisian Negara Republik Indonesia. (2021). Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2021 tentang Penanganan Tindak Pidana Berdasarkan Keadilan Restoratif. https://peraturan.bpk.go.id/Details/225020/perpol-no-8-tahun-2021

Mahkamah Agung Republik Indonesia. (2024). Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pedoman Mengadili Perkara Pidana Berdasarkan Keadilan Restoratif. https://jdih.mahkamahagung.go.id/legal-product/perma-nomor-1-tahun-2024/detail

Mahkamah Agung Republik Indonesia. (2026a). Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2026 tentang Putusan Pemaafan Hakim. https://jdih.mahkamahagung.go.id/legal-product/perma-nomor-3-tahun-2026/detail

Mahkamah Agung Republik Indonesia. (2026b). Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2026 tentang Pedoman Implementasi KUHP 2023 dan KUHAP 2025. https://jdih.mahkamahagung.go.id/legal-product/sema-nomor-1-tahun-2026/detail

Marshall, T. F. (1996). The evolution of restorative justice in Britain. European Journal on Criminal Policy and Research, 4(4), 21-43. https://doi.org/10.1007/BF02209742

Marzuki, P. M. (2021). Penelitian hukum (edisi revisi). Kencana.

Muhaimin. (2019). Restorative justice dalam penyelesaian tindak pidana ringan. Jurnal Penelitian Hukum De Jure, 19(2), 185-206. https://doi.org/10.30641/dejure.2019.V19.185-206

Mulyani, S. (2016). Penyelesaian perkara tindak pidana ringan menurut undang-undang dalam perspektif restorative justice. Jurnal Penelitian Hukum De Jure, 16(3), 337-351. https://doi.org/10.30641/dejure.2016.V16.337-351

Purwadi, H., Lukitasari, D., Mayastuti, A., Abd Aziz, H., & Cahyaningtyas, I. (2024). Regulatory framework on compensation for the restoration of victims of sexual violence. Law Reform, 20(2), 383-407. https://doi.org/10.14710/lr.v20i2.58181

Putri, T. K., & Laia, A. (2026). Rekonstruksi pengaturan keadilan restoratif dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 menuju sistem peradilan berkeadilan. Muhammadiyah Law Review, 10(2), 20-32. https://doi.org/10.24127/mlr.v10i2.5395

Rahmathoni, L. Y. (2024). Perbedaan makna restorative justice pasca PERMA No. 1 Tahun 2024 pada sistem hukum pidana di Indonesia. Jurnal Hukum Lex Generalis, 5(10). https://doi.org/10.56370/jhlg.v5i10.567

Rahmi, K. A., Sularto, R. B., & Sutanti, R. D. (2026). Formulasi konsep keadilan restoratif dalam pembaruan sistem hukum pidana di Indonesia. Hukum dan Masyarakat Madani, 16(1), 157-188. https://doi.org/10.26623/humani.v16i1.14423

Rochaeti, N., Prasetyo, M. H., Rozah, U., & Park, J. (2023a). A restorative justice system in Indonesia: A close view from the indigenous peoples' practices. Sriwijaya Law Review, 7(1), 87-104. https://doi.org/10.28946/slrev.Vol7.Iss1.1919.pp87-104

Rochaeti, N., Prasetyo, M. H., & Park, J. H. (2023b). Implementing of restorative justice to build the criminal justice system in Indonesia: A study of the Batak Toba justice system. Law Reform, 19(2), 221-247. https://doi.org/10.14710/lr.v19i2.53184

Sherman, L. W., Strang, H., Mayo-Wilson, E., Woods, D. J., & Ariel, B. (2015). Are restorative justice conferences effective in reducing repeat offending? Findings from a Campbell systematic review. Journal of Quantitative Criminology, 31(1), 1-24. https://doi.org/10.1007/s10940-014-9222-9

Slat, T. K. (2020). Sanksi pidana kerja sosial terhadap tindak pidana ringan sebagai upaya pembaharuan hukum pidana nasional. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 4(2), 352-360. https://doi.org/10.17977/um019v4i2p352-360

Syaputra, E. (2021). Penerapan konsep restorative justice dalam sistem peradilan pidana di masa yang akan datang. Lex LATA, 3(2), 233-247. https://doi.org/10.28946/lexl.v3i2.1209

United Nations Economic and Social Council. (2002). Resolution 2002/12: Basic principles on the use of restorative justice programmes in criminal matters. https://digitallibrary.un.org/record/475864/

Van Ness, D. W., & Strong, K. H. (2015). Restoring justice: An introduction to restorative justice (5th ed.). Anderson Publishing.

Wong, J. S., Bouchard, J., Gravel, J., Bouchard, M., & Morselli, C. (2016). Can at-risk youth be diverted from crime? A meta-analysis of restorative diversion programs. Criminal Justice and Behavior, 43(10), 1310-1329. https://doi.org/10.1177/0093854816640835

Zehr, H. (2002). The little book of restorative justice. Good Books.

Zulyadi, R., & Hossain, M. B. (2022). Alternative criminal punishments for the settlement of misdemeanor in a social justice perspective. Law Reform, 18(1), 43-57. https://doi.org/10.14710/lr.v18i1.44712