Integrasi Fiqhul Bi'ah dan Green Constitution dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup di Indonesia
Main Article Content
Abstract
Ancaman kerusakan lingkungan hidup akibat dominasi ekonomi dan paham antroposentrisme memerlukan respons integratif dari nilai moral keagamaan dan hukum negara. Penelitian ini bertujuan mengkaji integrasi antara fikih lingkungan (fiqhul bi'ah) dan prinsip konstitusi hijau (green constitution) dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan yuridis-normatif melalui kriteria batasan pemilihan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) secara spesifik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, kerusakan ekologis bersumber dari paradigma antroposentris-kapitalistik. Kedua, meskipun memiliki kesamaan agenda perlindungan, Deep Ecology bersifat ekosentris, sementara Islam bersifat teosentris yang menempatkan manusia sebagai khalīfah bernilai spiritual. Ketiga, etika lingkungan Islam memiliki titik temu dengan ajaran Kristen, Hindu, Buddha, serta kearifan lokal (sasi, subak, hutan larangan). Keempat, keberlakuan UU Cipta Kerja memicu tantangan serius terhadap green constitution, di mana efektivitas putusan MK terancam menjadi paper tiger akibat lemahnya kepatuhan (compliance). Kelima, diperlukan strategi pengujian konstitusionalitas dan rekonstruksi hukum yang holistik demi mewujudkan keadilan ekologi
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Aji, N. P., & Sungkawaningrum, F. (2026). Ekoteologi Islam dan Ekonomi Sumber Daya Alam : Studi Tafsir Tematik Atas Ayat Kerusakan (Fasad) dalam Perspektif Islamic Studies. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(3), 16–22. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.11216
Amiruddin, M. M., Haq, I., Anwar, H., & Haris, A. (2024). Reforming Fiqh Al-Bi’ah (Ecological Jurisprudence) based on Islam Hadhari: An Integration Conservation Framework of Muamalah and Culture. International Journal of Law and Society (IJLS), 3(3), 187–205. https://doi.org/10.59683/ijls.v3i3.99
Amrona, Y. L., Anggraheni, U. S., Nurhuda, A., Fajri, M. Al, & Aziz, T. (2023). Human Nature In The Perspective Of Islamic Philosophy. LISAN AL-HAL: Jurnal Pengembangan Pemikiran Dan Kebudayaan, 17(2), 204–216. https://doi.org/10.35316/lisanalhal.v17i2.204-216
Anisa, N. (2025). Paradoks Sentralisasi Dalam Desentralisasi: Analisis Kritis Evolusi Regulasi Pemerintahan Daerah di Indonesia dari UU No. 22/1999 ke UU No. 23/2014. Khatulistiwa Law Review, 6(1), 1–12. https://doi.org/10.24260/klr.v6i1.5111
Ayubi, S. Al, & Raffiudin, R. (2023). Dominasi Oligarki Sumber Daya Alam: Studi Kasus Ketergantungan Indonesia Terhadap Industri Batu Bara Di Masa Pemerintahan Joko Widodo. Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan (JISIP), 7(3), 2533–2546. doi: 10.58258/jisip.v7i1.5513/http://ejournal.mandalanursa.org/index.php/JISIP/index
Faiz, P. M. (2016). Perlindungan terhadap Lingkungan dalam Perspektif Konstitusi. Jurnal Konstitusi, 13(4), 76–87. https://doi.org/10.31078/jk1344
Hasibuan, U. S., Utami, P. I., Novia, S., Surahman, C., & Sumarna, E. (2024). Konsep Khalifah dalam Qs. Al-Baqarah/ 2: 30 dan Implikasinya Terhadap Tujuan Pendidikan Islam di Era Society 5.0. JOURNAL OF QUR’AN AND HADITH STUDIES, 13(2), 272–285. https://doi.org/10.15408/quhas.v13i2.42166
Iskandar, A., Sulbadana, & Arifin, G. (2025). Politik Hukum Pendelegasian Kewenangan Perizinan Berusaha Penambangan Pasir Dan Batuan Dalam Perspektif Otonomi Daerah. El-Iqtishady: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 7(2), 1217–1233. https://doi.org/10.24252/el-iqthisady.v7i2.63393
Lewis, B. (2022). Environmental Rights or a Right to the Environment? Exploring the Nexus Between Human Rights and Environmental Protection. Macquarie Journal of International and Comparative Environmental Law, 8(1), 36–47. https://www5.austlii.edu.au/au/journals/MqJlICEnvLaw/2012/3.pdf
Makraja, F., & Ramlah. (2024). Implementation Of Environmental Fiqh In Indonesia From The Perspective Of Maqāṣid As-Syarī’ah Jasser Auda. Islamic Family And Aconomic Law, 24(2), 277–288. https://doi.org/10.24014/hi.v24i2.31378
Mardiyati, S. (2025). Perlindungan Hak Asasi Lingkungan dalam Sistem Hukum Tata Negara Indonesia. Disiplin : Majalah Civitas Akademika Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda, 31(2), 123–132. https://doi.org/10.46839/disiplin.v31i2.1393
Maulidyna, S. A. (2022). Politik Hukum Lingkungan Dalam Kebijakan Pembangunan Berkelanjutan Berwawasan Lingkungan Di Indonesia. Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum: Simbur Cahaya, 29(2), 265–292. https://doi.org/10.28946/sc.v29i2.1814
Mete, M. L., Henukh, A. B., & Harisantoso, I. T. (2026). Eko-Eklesiologi: Kritik Paradigma Antroposentris Dalam Kehidupan Bergereja. MARSAHALA: Jurnal Studi Agama Dan Budaya, 2(1), 14–21. https://doi.org/10.64099/w6p6kg54
Muhajir, M., Sumardjono, M. S., Manurung, T., & Ferdinand, J. (2021). Harmonisasi Regulasi dan Perbaikan Tata Kelola Sumber Daya Alam di Indonesia. Integritas: Jurnal Antikorupsi, 5(2), 1–13. https://doi.org/10.32697/integritas.v5i2-2.479
Munir, M. I. Al. (2023). Corak Paradigma Etika Lingkungan: Antroposentrisme, Biosentrisme Dan Ekosentrisme. Jurnal Yaqzhan, 9(1), 1–17. http://www.syekhnurjati.ac.id/jurnal/index.php/yaqzhan/index
Muthmainnah, L., Tjahyadi, S., & Mustansyir, R. (2020). Kapitalisme, Krisis Ekologi, dan Keadilan Intergenerasi: Analisis Kritis atas Problem Pengelolaan Lingkungan Hidup di Indonesia. Mozaik Humaniora, 20(1), 57–69. https://e-journal.unair.ac.id/MOZAIK/article/view/15754
Nongtji, B. (2023). Konsep “Efisiensi-Berkeadilan Dalam Demokrasi Ekonomi Menurut Pasal 33 Ayat (4) Uud Nri 1945 Dalam Perspektif Perlindungan Bagi Usaha Kecil. Masalah-Masalah Hukum, 42(3), 251–260. https://doi.org/10.14710/mmh.42.2.2013.251-260
Ramadhon, M. I., Kusdarini, E., Agusti, I. P., & Bahruniam, A. K. (2026). Green Constitution: Reorientasi Konsep Negara Hukum Formal Menuju Negara Hukum Materiil dalam Perlindungan Hak Asasi Manusia dan Ekologi. Binamulia Hukum, 15(1), 101–115. https://doi.org/10.37893/jbh.v15i1.1361
Robi’ah, S., & Muthoifin. (2024). Trend Penelitian Global Hukum Lingkungan Perspektif Hukum Islam. Risâlah Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 10(1), 26–44. https://jurnal.faiunwir.ac.id/index.php/Jurnal_Risalah/article/view/770
Rosi, F. F., & Mukaromah, S. M. (2026). Kosmologi Qur’ani Dalam Surah Al Naḥl: Analisis Tafsir Ilmiah Perspektif Zaghlūl Al-Najjār. DIROSAT: Journal of Islamic Studies, 11(1), 15–26. https://doi.org/10.28944/dirosat.v11i1.2683
Samsuddin, & Siswanto. (2022). Fiqhi Lingkungan dalam Peta Pembangunan Hukum Nasional. Al-Tafaqquh: Journal of Islamic Law, 3(1), 12–19. https://doi.org/10.33096/altafaqquh.v3i1.159
Saputra, A., Triani, E., & Nasution, N. F. (2024). Human Nature in Building Social Relationships in the Perspective of Hasan Hanafi Islamic Theology. Pharos Journal of Theology, 105(5), 1–12. https://doi.org/10.46222/pharosjot.105.510
Saputra, K. D., & Maharani, S. D. (2024). Makna Peran Manusia sebagai Khalifah dan Paradigma Teosentrisme dalam Etika Lingkungan Islam. Kalimah Jurnal Studi Agama Dan Pemikiran Islam, 21(1), 1–24. https://doi.org/10.21111/klm.v21i1.9118
Sulistyowati, Sihombing., A. C., & Maharaja, G. B. (2026). Hak Atas Lingkungan Hidup Yang Baik Dalam Perspektif Pasal 28H UUD 1945: Analisis Konstitusionalisme Lingkungan Di Indonesia. Jurnal Siber Multi Disiplin, 4(1), 209–218. https://doi.org/10.38035/jsmd.v4i1.766
Supriyanto, S., & Muslim, A. A. (2026). The Meaning of Al-Mīzān in QS. Ar-Raḥmān [55]: 7-9 (Charles Sanders Peirce’s Semiotic Analysis). Aqwal: Journal of Quran and Hadies Studies, 7(1), 57–78. https://doi.org/10.28918/9ahfdh71
Ulfiani, S., & Hambali, R. Y. A. (2023). Dogma Antroposentrisme Pemicu Krisis Lingkungan dalam Pandangan Ekoteologi Seyyed Hossein Nasr. CISS 4th: Islamic Studies Across Different Perspective: Trends, Challenges and Innovation. website: https://conferences.uinsgd.ac.id/gdcs
Wahyuddin. (2020). Pembidangan Ilmu Fiqih. Jurnal Pendidikan Kreatif, 1(2), 1–10. https://doi.org/10.24252/jpk.v1i2.20012
Wibawa, K. C. S. (2022). Mengembangkan Partisipasi Masyarakat Dalam Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Untuk Pembangunan Berkelanjutan. Adminitrative Law & Governance Journal., 2(1), 79–92. https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/alj/article/view/5068