Efektivitas Pelaksanaan Hak Hadhanah Pasca Perceraian dalam Perspektif Sosiologi Hukum Islam
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelaksanaan hak hadhanah pasca perceraian ditinjau dari perspektif sosiologi hukum Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan sosiologi hukum, melalui kajian terhadap peraturan perundang-undangan, Kompilasi Hukum Islam, serta berbagai literatur dan fenomena sosial terkait pelaksanaan hadhanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pelaksanaan hak hadhanah dipengaruhi oleh tingkat kesadaran hukum masyarakat, kondisi ekonomi keluarga, hubungan antara mantan suami dan istri, serta faktor budaya dan psikologis anak. Dalam perspektif sosiologi hukum Islam, pelaksanaan hadhanah tidak hanya dipahami sebagai kewajiban normatif, tetapi juga sebagai bentuk perlindungan terhadap kepentingan terbaik bagi anak. Oleh karena itu, diperlukan penguatan edukasi hukum keluarga Islam, optimalisasi peran Pengadilan Agama, serta peningkatan kesadaran orang tua agar pelaksanaan hak hadhanah dapat berjalan secara efektif dan berkeadilan.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Ardian, F., & Anwar, K. (2025). Sengketa Hadhanah (Hak Asuh) Anak Perspektif Hukum Islam dan Psikologi. In Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya (Vol. 4). https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan
Azhari, A., Bahauddin, A., & Fasya, R. (2022). Manajemen keluarga Sebagai Persiapan Menuju Keluarga Sakinah. Usroh: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 6(2), 159–177. https://doi.org/10.19109/ujhki.v6i2.14388
DM, M. Y., Putra, A. K., Hasibuan, R. Y., & Giawa, S. D. (2025). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penegakan Hukum dalam Masyarakat. JIHHP: Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora Dan Politik, 5(4). https://doi.org/10.38035/jihhp.v5i4
Fauzan, Ach., & Hamzah, Moh. (2024). Pendekatan Holistik dalam Hak Asuh Anak Pasca Perceraian: Perspektif Maqasid Syari’ah al-Tahir Ibnu Asyur. Al-Rasῑkh: Jurnal Hukum Islam, 13(1), 111–126. https://doi.org/10.38073/rasikh.v13i1.1747
Febriyani, F., & Ahmad, Muh. J. (2024). Pelaksanaan Putusan Pengadilan Agama Tentang Penyelesaian Sengketa Hak Asuh Anak Akibat Perceraian. Yustitia, 10(2), 311–329. https://doi.org/10.31943/yustitia.v10i2.224
Haiba, S. N. M., & Nugraheni, A. S. C. (2024). Penetapan Hak Asuh Anak Pasca Perceraian Berdasarkan Asas Kepentingan Terbaik Anak. Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 1(2), 151–161. https://doi.org/10.62383/aliansi.v1i2.84
Harana, N., Siregar, M., Ichsan, M., Ali, S., Ahmad, H., & Padangsidimpuan, A. (2026). Menggali Konsep Hadhanah: Solusi untuk Mengatasi Eksploitasi Anak di Dunia Maya. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(1). https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/AlZyn
Kadarisman, A., Fedro, A., & Arifin, Z. (2025). Best Interest of The Child In Islamic Family Law: Integrating Maqasid al-Shariah and Double Movement Theory In Hadanah Cases. Jurnal Al-Dustur, 8(2), 155–174. https://doi.org/10.30863/aldustur.v8i2.10459
Kanifah, A. N., & Santoso, L. (2024). Pemenuhan Hak Anak Pasca Perceraian Perspektif Hukum Positif dan Teori Tujuan Hukum Gustav Radbruch. Al-Syakhsiyyah: Journal of Law & Family Studies, 6(1). https://jurnal.iainponorogo.ac.id/index.php/syakhsiyyah/article/view/7082
Khair, U. (2020). Pelaksanaan Hak Asuh Anak Setelah Terjadinya Perceraian. JCH (Jurnal Cendekia Hukum), 5(2), 291. https://doi.org/10.33760/jch.v5i2.231
Kompilasi Hukum Islam (2018).
Munthe, I. P., & Dasopang, N. (2026). Konsep Hadhanah dalam Hukum Islam dan Implementasinya dalam Kompilasi Hukum Islam di Indonesia. Journal of Legal, Political, and Humanistic Inquiry, 1(3), 307–317. https://doi.org/10.65310/t91a3c45
Pathurrahman, & Zuhdi, M. H. (2025). Studi Perbandingan Antara Madzhab Syafi’i dan Hambali Tentang Konsep Hadhanah. Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Kemanusiaan, 9(2). https://ejournal.iaimbima.ac.id/index.php/tajdid/article/view/5273
Praja, D. E., & Agustin, F. (2026). Analisa Dampak Perceraian Terhadap Kesehatan Mental Anak di Indonesia. Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan, 16(6). https://cibangsa.com/index.php/causa/article/view/9346
Putra, K. I., Rohmah, S., Fakhrurazi, Usman, Farhan, A., Alfikri, M. A., & Azzami, A. M. (2024). Hadhanah Akibat Perceraian Perspektif Fiqih dan Kompilasi Hukum Islam. JURNAL KEMUHAMMADIYAHAN DAN INTEGRASI ILMU, 1(2), 118–124. https://doi.org/10.24853/jkii.1.2.118-124
Rahman, A. S., & Sirri, R. A. (2024). Akibat Hukum Perceraian dan Problematika Pasca Perceraian. Jurnal Ilmu Syariah Dan Hukum (JISYAKU), 3(2), 148–157. https://doi.org/10.23971/jisyaku.v3i2.6986
Rahmani, I., Akbarizan, & Munir, A. A. (2025). Perbandingan Pengaturan Hadhanah di Indonesia dan Malaysia dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam. Jurnal Riset Hukum Keluarga Islam, 71–78. https://doi.org/10.29313/jrhki.v5i1.7243
Rambe, R. H., Adly, M. A., & Firmansyah Heri. (2025). Teori Dalil Hukum Hadhanah. Student Research Journal, 3(1), 202–215. https://doi.org/10.55606/srj-yappi.v3i1.1716
Rizani, A., Permatasari, E., Fitri, Abd. B. M., & Yulianto, S. F. (2025). Rekonstruksi Konsep Hadanah dalam Fiqh Klasik dan Relevansinya Terhadap Kompilasi Hukum Islam. Minhaj: Jurnal Ilmu Syariah, 6(2), 230–249. https://doi.org/10.52431/minhaj.v6i2.3934
Saleh, S., Adawiyah, R., andriyani, A., (2025). Perlindungan Hak Asuh Anak Pasca Perceraian (Hadhanah): Perspektif Hukum Islam dan Psikologi Anak. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, (3). https://doi.org/10.61104/alz.v3i3.1748
Sikra, S., Muchsin, A., Rusdi, A., Hannani, H., & Rahmawati, R. (2025). Hak Asuh Anak Pasca Perceraian Dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam: Studi Di Kabupaten Pangkep. Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah: Jurnal Hukum Keluarga Dan Peradilan Islam, 6(1), 77–87. https://doi.org/10.15575/as.v6i1.44657
Syabiq, S. (1983). Fiqh as-Sunnah. Darul Fikr.
Syarifuddin, A. (2006). Hukum Perkawinan di Indonesia. Kencana.
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan.
Wulansari, R. (2015). Hambatan dalam Proses Eksekusi Putusan terhadap Pemeliharaan Anak dalam Perkara Perceraian di Pengadilan Agama. Supremasi Hukum: Jurnal Kajian Ilmu Hukum, 4(2). https://doi.org/10.14421/sh.v4i2.1987
Yunus, M. (2000). Kamus Bahasa Arab-Indonesia. Hidakarya Agung.