Efektivitas Pelaksanaan Hak Hadhanah Pasca Perceraian dalam Perspektif Sosiologi Hukum Islam

Main Article Content

Nisrina Rohmi Astuti
Miftahatul Qodiriyyah
Oom Mukarromah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelaksanaan hak hadhanah pasca perceraian ditinjau dari perspektif sosiologi hukum Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan sosiologi hukum, melalui kajian terhadap peraturan perundang-undangan, Kompilasi Hukum Islam, serta berbagai literatur dan fenomena sosial terkait pelaksanaan hadhanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pelaksanaan hak hadhanah dipengaruhi oleh tingkat kesadaran hukum masyarakat, kondisi ekonomi keluarga, hubungan antara mantan suami dan istri, serta faktor budaya dan psikologis anak. Dalam perspektif sosiologi hukum Islam, pelaksanaan hadhanah tidak hanya dipahami sebagai kewajiban normatif, tetapi juga sebagai bentuk perlindungan terhadap kepentingan terbaik bagi anak. Oleh karena itu, diperlukan penguatan edukasi hukum keluarga Islam, optimalisasi peran Pengadilan Agama, serta peningkatan kesadaran orang tua agar pelaksanaan hak hadhanah dapat berjalan secara efektif dan berkeadilan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Rohmi Astuti , N., Qodiriyyah , M., & Mukarromah, O. (2026). Efektivitas Pelaksanaan Hak Hadhanah Pasca Perceraian dalam Perspektif Sosiologi Hukum Islam. Journal Evidence Of Law, 5(2), 883–892. https://doi.org/10.59066/jel.v5i2.2595
Section
Articles

References

Ardian, F., & Anwar, K. (2025). Sengketa Hadhanah (Hak Asuh) Anak Perspektif Hukum Islam dan Psikologi. In Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya (Vol. 4). https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan

Azhari, A., Bahauddin, A., & Fasya, R. (2022). Manajemen keluarga Sebagai Persiapan Menuju Keluarga Sakinah. Usroh: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 6(2), 159–177. https://doi.org/10.19109/ujhki.v6i2.14388

DM, M. Y., Putra, A. K., Hasibuan, R. Y., & Giawa, S. D. (2025). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penegakan Hukum dalam Masyarakat. JIHHP: Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora Dan Politik, 5(4). https://doi.org/10.38035/jihhp.v5i4

Fauzan, Ach., & Hamzah, Moh. (2024). Pendekatan Holistik dalam Hak Asuh Anak Pasca Perceraian: Perspektif Maqasid Syari’ah al-Tahir Ibnu Asyur. Al-Rasῑkh: Jurnal Hukum Islam, 13(1), 111–126. https://doi.org/10.38073/rasikh.v13i1.1747

Febriyani, F., & Ahmad, Muh. J. (2024). Pelaksanaan Putusan Pengadilan Agama Tentang Penyelesaian Sengketa Hak Asuh Anak Akibat Perceraian. Yustitia, 10(2), 311–329. https://doi.org/10.31943/yustitia.v10i2.224

Haiba, S. N. M., & Nugraheni, A. S. C. (2024). Penetapan Hak Asuh Anak Pasca Perceraian Berdasarkan Asas Kepentingan Terbaik Anak. Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 1(2), 151–161. https://doi.org/10.62383/aliansi.v1i2.84

Harana, N., Siregar, M., Ichsan, M., Ali, S., Ahmad, H., & Padangsidimpuan, A. (2026). Menggali Konsep Hadhanah: Solusi untuk Mengatasi Eksploitasi Anak di Dunia Maya. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(1). https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/AlZyn

Kadarisman, A., Fedro, A., & Arifin, Z. (2025). Best Interest of The Child In Islamic Family Law: Integrating Maqasid al-Shariah and Double Movement Theory In Hadanah Cases. Jurnal Al-Dustur, 8(2), 155–174. https://doi.org/10.30863/aldustur.v8i2.10459

Kanifah, A. N., & Santoso, L. (2024). Pemenuhan Hak Anak Pasca Perceraian Perspektif Hukum Positif dan Teori Tujuan Hukum Gustav Radbruch. Al-Syakhsiyyah: Journal of Law & Family Studies, 6(1). https://jurnal.iainponorogo.ac.id/index.php/syakhsiyyah/article/view/7082

Khair, U. (2020). Pelaksanaan Hak Asuh Anak Setelah Terjadinya Perceraian. JCH (Jurnal Cendekia Hukum), 5(2), 291. https://doi.org/10.33760/jch.v5i2.231

Kompilasi Hukum Islam (2018).

Munthe, I. P., & Dasopang, N. (2026). Konsep Hadhanah dalam Hukum Islam dan Implementasinya dalam Kompilasi Hukum Islam di Indonesia. Journal of Legal, Political, and Humanistic Inquiry, 1(3), 307–317. https://doi.org/10.65310/t91a3c45

Pathurrahman, & Zuhdi, M. H. (2025). Studi Perbandingan Antara Madzhab Syafi’i dan Hambali Tentang Konsep Hadhanah. Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Kemanusiaan, 9(2). https://ejournal.iaimbima.ac.id/index.php/tajdid/article/view/5273

Praja, D. E., & Agustin, F. (2026). Analisa Dampak Perceraian Terhadap Kesehatan Mental Anak di Indonesia. Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan, 16(6). https://cibangsa.com/index.php/causa/article/view/9346

Putra, K. I., Rohmah, S., Fakhrurazi, Usman, Farhan, A., Alfikri, M. A., & Azzami, A. M. (2024). Hadhanah Akibat Perceraian Perspektif Fiqih dan Kompilasi Hukum Islam. JURNAL KEMUHAMMADIYAHAN DAN INTEGRASI ILMU, 1(2), 118–124. https://doi.org/10.24853/jkii.1.2.118-124

Rahman, A. S., & Sirri, R. A. (2024). Akibat Hukum Perceraian dan Problematika Pasca Perceraian. Jurnal Ilmu Syariah Dan Hukum (JISYAKU), 3(2), 148–157. https://doi.org/10.23971/jisyaku.v3i2.6986

Rahmani, I., Akbarizan, & Munir, A. A. (2025). Perbandingan Pengaturan Hadhanah di Indonesia dan Malaysia dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam. Jurnal Riset Hukum Keluarga Islam, 71–78. https://doi.org/10.29313/jrhki.v5i1.7243

Rambe, R. H., Adly, M. A., & Firmansyah Heri. (2025). Teori Dalil Hukum Hadhanah. Student Research Journal, 3(1), 202–215. https://doi.org/10.55606/srj-yappi.v3i1.1716

Rizani, A., Permatasari, E., Fitri, Abd. B. M., & Yulianto, S. F. (2025). Rekonstruksi Konsep Hadanah dalam Fiqh Klasik dan Relevansinya Terhadap Kompilasi Hukum Islam. Minhaj: Jurnal Ilmu Syariah, 6(2), 230–249. https://doi.org/10.52431/minhaj.v6i2.3934

Saleh, S., Adawiyah, R., andriyani, A., (2025). Perlindungan Hak Asuh Anak Pasca Perceraian (Hadhanah): Perspektif Hukum Islam dan Psikologi Anak. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, (3). https://doi.org/10.61104/alz.v3i3.1748

Sikra, S., Muchsin, A., Rusdi, A., Hannani, H., & Rahmawati, R. (2025). Hak Asuh Anak Pasca Perceraian Dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam: Studi Di Kabupaten Pangkep. Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah: Jurnal Hukum Keluarga Dan Peradilan Islam, 6(1), 77–87. https://doi.org/10.15575/as.v6i1.44657

Syabiq, S. (1983). Fiqh as-Sunnah. Darul Fikr.

Syarifuddin, A. (2006). Hukum Perkawinan di Indonesia. Kencana.

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan.

Wulansari, R. (2015). Hambatan dalam Proses Eksekusi Putusan terhadap Pemeliharaan Anak dalam Perkara Perceraian di Pengadilan Agama. Supremasi Hukum: Jurnal Kajian Ilmu Hukum, 4(2). https://doi.org/10.14421/sh.v4i2.1987

Yunus, M. (2000). Kamus Bahasa Arab-Indonesia. Hidakarya Agung.