Ketika Smartphone Sulit Dilepaskan: Pengaruh Self-Esteem dan Loneliness terhadap Nomophobia pada Generasi Z

Main Article Content

Luthfia Nabillah Nurhidayati
Nuram Mubina
Yuwono Pratomo

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah menjadikan smartphone sebagai bagian penting dalam kehidupan Generasi Z. Penggunaan smartphone yang semakin tinggi memberikan berbagai kemudahan dalam aktivitas sehari-hari, tetapi juga dapat memunculkan masalah psikologis, salah satunya nomophobia, yaitu kecemasan ketika individu tidak dapat mengakses smartphone. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self-esteem dan loneliness terhadap nomophobia pada Generasi Z di Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Responden penelitian berjumlah 210 Generasi Z berusia 15–28 tahun yang berdomisili di Kabupaten Karawang dan merupakan pengguna aktif smartphone. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik convenience sampling. Data dikumpulkan menggunakan Nomophobia Questionnaire (NMP-Q), Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES), dan UCLA Loneliness Scale Version 3, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan JASP 0.19.2.0 dan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-esteem dan loneliness secara simultan berpengaruh signifikan terhadap nomophobia dengan kontribusi sebesar 15,8%. Secara parsial, self-esteem berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nomophobia, sedangkan loneliness berpengaruh positif dan signifikan terhadap nomophobia. Dengan demikian, semakin tinggi self-esteem, semakin rendah kecenderungan nomophobia, sedangkan semakin tinggi loneliness, semakin tinggi kecenderungan nomophobia pada Generasi Z di Kabupaten Karawang.

Article Details

How to Cite
Luthfia Nabillah Nurhidayati, Nuram Mubina, & Yuwono Pratomo. (2026). Ketika Smartphone Sulit Dilepaskan: Pengaruh Self-Esteem dan Loneliness terhadap Nomophobia pada Generasi Z. Indonesian Journal of Multidisciplinary Sciences (IJoMS), 5(2), 1906–1921. https://doi.org/10.59066/ijoms.v5i2.2476
Section
Scope of Articles: Psychology, Social Sciences, Education, and Communication

References

Alwi, M. A., & Razak, A. (2022). Adaptasi Rosenberg’s Self-Esteem di Indonesia. SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN 2022, 1074–1080. http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/31921

Arum, L. S., Zahrani, A., & Duha, N. A. (2023). KARAKTERISTIK GENERASI Z DAN KESIAPANNYA DALAM MENGHADAPI BONUS DEMOGRAFI 2030. In Accounting Student Research Journal, 2(1), 59-72. https://doi.org/10.62108/asrj.v2i1.5812

Asari, M. N., & Mukhoyyaroh, T. (2024). The impact of loneliness and anonymity on self-disclosure among social media X users. Psikologia: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Psikologi, 19(1), 32–41. https://doi.org/10.32734/psikologia.v19i1.15271

Badan Pusat Statistik Indonesia. (2024). Proporsi Individu yang Menguasai/Memiliki Telepon Genggam Menurut Kelompok Umur (Persen), 2023. Badan Pusat Statistik Indonesia. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTIyMiMy/proporsi-individu-yang-menguasai-memiliki-telepon-genggam-menurut-kelompok-umur.html

Brand, M., Wegmann, E., Stark, R., Müller, A., Wölfling, K., Robbins, T. W., & Potenza, M. N. (2019). The Interaction of Person-Affect-Cognition-Execution (I-PACE) model for addictive behaviors: Update, generalization to addictive behaviors beyond internet-use disorders, and specification of the process character of addictive behaviors. In Neuroscience and Biobehavioral Reviews (Vol. 104, pp. 1–10). Elsevier Ltd. https://doi.org/10.1016/j.neubiorev.2019.06.032

Ciptadi, W. A., & Selviana. (2020). Hubungan antara Kepribadian Ekstraversi dan Kesepian dengan Kecenderungan Nomophobia pada Remaja. Jurnal IKRA ITH Humaniora, 4(3), 78-86.

Dewi, V., Harlia Putri, T., Keperawatan, J., Kesehatan Jambi, P., Agus Salim No, J. H., Lima, P., Baru, K., Jambi, K., Studi Keperawatan, P., Kedokteran, F., Tanjungpura, U., Jl Profesor Dokter H Hadari Nawawi, J. H., Laut, B., Tenggara, P., & Barat, K. (2023). STUDI LITERATUR: NOMOPHOBIA PADA MAHASISWA INDONESIA. In JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia (Vol. 11, Number 4).

Fadhilah, L., Hayati, E. N., & Bashori, K. (2021). Nomophobia di Kalangan Remaja. Jurnal Diversita. 7(1), 21–29. https://doi.org/10.31289/DIVERSITA.V7I1.4487

Fahira, Z., Amna, Z., Mawarpury, M., & Faradina, S. (2021). Kesepian dan Nomophobia pada Mahasiswa Perantau. Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP), 7(2), 183. https://doi.org/10.22146/gamajop.65827

Hussien, R. M. (2022). The association between nomophobia and loneliness among the general population in the Kingdom of Saudi Arabia. Middle East Current Psychiatry, 29(1). https://doi.org/10.1186/s43045-022-00235-8

Indira, L., Febiola, P. V., & Nasution, S. M. (2023). Self-Esteem and Tendency of Nomophobia in College Students. Analitika, 15(1), 1–10. https://doi.org/10.31289/analitika.v15i1.8409

Kamilla, K. N., Saputri, A. N. E., Fitriani, D. A., Az Zahrah, S. A., Andryana, P. F., Ayuningtyas, I., & Firdausia, I. S. (2022). Teori perkembangan psikososial Erik Erikson. ECJ: Early Childhood Journal, 3(2), 77–87. DOI: 10.30872/ecj.v3i2.4835.

King, A. L. S., Valença, A. M., Silva, A. C., Sancassiani, F., Machado, S., & Nardi, A. E. (2014). “Nomophobia”: Impact of Cell Phone Use Interfering with Symptoms and Emotions of Individuals with Panic Disorder Compared with a Control Group. Clinical Practice & Epidemiology in Mental Health, 10(1), 28–35. https://doi.org/10.2174/1745017901410010028

Marwah, S., Rahman, P. R. U., & Pratomo, R. Y. (2024). Perilaku cyberbullying pada emerging adulthood: Peran kontrol diri dan regulasi emosi. IDEA: Jurnal Psikologi, 8(2), 93–106.

Menezes, L. M., Neves, B. M., Motta, B. B., Azeredo, F., & Quintao, C. C. A. (2023). Life cycle phases: Literature review and new classification proposal for application in healthcare. Dental Press Journal of Orthodontics, 28(5), https://doi.org/10.1590/2177-6709.28.5.e23spe5.

Nurlaila, C., Aini, Q., Setyawati, S., & Laksana, A. (2024). Dinamika Perilaku Gen Z Sebagai Generasi Internet. Konsensus : Jurnal Ilmu Pertahanan, Hukum Dan Ilmu Komunikasi, 1(6), 43–51. https://doi.org/10.62383/konsensus.v1i6.433

Oktavian, B., Dewi, R. P., Aziza, M. N., & Wedadjati, R. S. (2024). The relationship between self-esteem and nomophobia among students in Yogyakarta. East Asian Journal of Multidisciplinary Research, 3(11), 5055–5066. https://doi.org/10.55927/eajmr.v3i11.11395

Putri, C. B. K., & Wibowo, D. H. (2024). Nomophobia and self-esteem: A study of migrant students' psychological well-being. Jurnal Bimbingan dan Konseling Terapan, 8(2), 223–235. https://doi.org/10.30598/jbkt.v8i2.2014

Rosenberg, M. (1965). Society and the adolescent self-image. In NATO Science and Technology Organisation (Number October). Princeton, N.J., Princeton University Press. https://archive.org/details/societyadolescen0000rose_x4g0

Russel, D. W. (1996). UCLA Loneliness Scale (Version 3): Reliability, validity, and factor structure. JOURNAL OF PERSONALITY ASSESSMENT, 66(1), 20–40.

Santrock, J. W. (2012). Life-span development (13th ed.). McGraw-Hill Education.

Sapsuha, N., Musawwir, M., & Saudi, A. N. A. (2023). Hubungan Harga Diri dengan Kecenderungan Nomophobia pada Usia Dewasa Awal di Kota Makassar. Jurnal Psikologi Karakter, 3(1), 134–140. https://doi.org/10.56326/jpk.v3i1.2166

Saputro, M. T. H., Pratikto, H., & Suhadianto. (2023). Nomophobia pada mahasiswa generasi Z: Bagaimana peranan loneliness? INNER: Journal of Psychological Research, 2(4), 671–678.

Sari, I. P., Ifdil, I., & Yendi, F. M. (2020). Konsep nomophobia pada remaja generasi Z. JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia), 5(1), 21–26. https://doi.org/10.29210/3003414000

Setiawan, A. (2024, August 5). Generasi Z dan Judi Online, Tantangan di Era Bonus Demografi 2045 . INDONESIAGOID. https://indonesia.go.id/kategori/editorial/8462/generasi-z-dan-judi-online-tantangan-di-era-bonus-demografi-2045?lang=1

Shelyne, S., Saudi, A. N. A., & Nurhikmah, N. (2024). Pengaruh Loneliness Terhadap Kecenderungan Nomophobia pada Mahasiswa Perantau di Kota Makassar. Jurnal Psikologi Karakter, 4(2), 406–411. https://doi.org/10.56326/jpk.v4i2.3564

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Tuada, N. J., & Raihani, N. P. (2025). Generasi Z, Tantangan dan Peluang Bagi Pendidikan. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa Dan Pendidikan, 5(1), 224–234.

Vagka, E., dkk. (2024). Smartphone use and social media involvement in young adults: Association with nomophobia, depression anxiety stress scales (DASS) and self-esteem. International Journal of Environmental Research and Public Health. DOI: 10.3390/ijerph21070920.

Warsah, I., Maba, A. P., Prastuti, E., Morganna, R., Warsah, B. A. A., & Carles, E. (2023). Adaptation and Validation of Nomophobia Instrument in the Indonesian Version. Jurnal Pengukuran Psikologi Dan Pendidikan Indonesia, 12(2), 127–144. https://doi.org/10.15408/jp3i.v12i2.30852

Yildirim, C., & Correia, A. P. (2015). Exploring the dimensions of nomophobia: Development and validation of a self-reported questionnaire. Computers in Human Behavior, 49, 130–137. https://doi.org/10.1016/j.chb.2015.02.059

Zubaedi, A. C., Karuniawaty, T. P., & Mikailla, R. H. (2025). Nomophobia pada Anak dan Remaja sebagai Tantangan Psikososial di Era Digital : Suatu Tinjauan Literatur. Unram Medical Journal, 14(3), 114–119. https://doi.org/10.29303/jk.v14i3.7521