Pentingnya Peran Orang Tua dan Guru dalam Proses Pendidikan Generasi-Z di Era Disrupsi Digital

Main Article Content

Benyamin Ampolo
Gabriel Alberus Nong Ovi

Abstract

: Pendidikan merupakan fondasi utama dalam proses pendewasaan dan pembentukan karakter manusia. Namun, di era revolusi digital, tantangan pendidikan menjadi semakin kompleks dengan munculnya fenomena Homo Digitalis dan "agama" Dataisme, di mana algoritma cenderung mengontrol perilaku manusia. Generasi Z, sebagai digital natives, memiliki kecakapan teknologi yang tinggi namun rentan terhadap dampak negatif digitalisasi seperti hoaks, cyber-crime, perundungan siber, serta degradasi kepedulian sosial (sikap apatis). Tulisan ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kepustakaan (library search) untuk mengeksplorasi pentingnya peran orang tua dan guru dalam membimbing Generasi Z. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa keterlibatan aktif orang tua dan guru sangat krusial untuk mentransformasi aktivitas digital dari sekadar interaksi mekanis (klik dan telusur) menjadi tindakan moral yang rasional-nilai. Melalui pengasuhan digital yang tepat dan edukasi literasi, Generasi Z diharapkan dapat menggunakan teknologi sebagai sarana peningkatan wawasan dan pengembangan diri, tanpa kehilangan jati diri sebagai makhluk sosial yang beretika dan kritis.

Article Details

How to Cite
Ampolo, B., & Alberus Nong Ovi, G. (2026). Pentingnya Peran Orang Tua dan Guru dalam Proses Pendidikan Generasi-Z di Era Disrupsi Digital. Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(1), 7–12. https://doi.org/10.59066/jip.v2i1.2365
Section
Articles

References

Deni, M. (2022). Homo digitalis. Jurnal Mahasiswa Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero, 18(20).

Harari, Y. N. (2018). Homo Deus (Y. Musthofa, Trans.). Jakarta: PT Pustaka Alvabet.

Hardiman, F. B. (2021). Aku klik maka aku ada: Manusia dalam revolusi digital. Yogyakarta: PT Kanisius.

Herlina, D., dkk. (2018). Digital parenting: Mendidik anak di era digital. Bantul: Samudra Biru.

Isra, Y., dkk. (n.d.). Bijak dalam penggunaan media sosial. Tangerang: Yayasan Pengkajian Hadis el-Bukhari.

Kamil, S. U. R. (2018). Literasi digital generasi milenial. Kendari: Literacy Institute.

Lukum, A. (2019). Pendidikan 4.0 di era Generasi Z: Tantangan dan solusinya. Jurnal Program Studi Pendidikan Kimia FMIPA Universitas Negeri Gorontalo, 2.

Raho, B. (2022). Penelitian sosial dan tindakan kelas. Yogyakarta: Pohon Cahaya.

Sriani, N. M., dkk. (2022). Peran Generasi Z dalam literasi digital untuk meningkatkan pendidikan karakter di era Society 5.0.

Sudarto. (2002). Metodologi penelitian filsafat. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Waluyo, B. (2002). Penelitian hukum dan praktik. Jakarta: Grafika.

Wekke, I. S., dkk. (2019). Metode penelitian sosial. Yogyakarta: Gawe Buku.